Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Headlines

Ketum LDII Ungkap Empat Konsep Toleransi untuk Penguatan Kebangsaan

2023/12/23
in Headlines, Nasional
1
Wawasan Kebangsaan KH Chriswanto Santoso

Ketum DPP LDII KH Chriswanto Santoso mengatakan, ciri utama demokrasi adalah supremasi hukum yang ditegakkan tanpa pandang bulu. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (23/12). Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso mengungkapkan empat konsep toleransi untuk memperkuat kebangsaan. Hal itu ia katakan, pada Focus Group Discussion (FGD) Kebangsaan Seri 1. Konsep tersebut ia utarakan dalam FGD bertema “Menjajaki Pentingnya Penyusunan Undang-undang Toleransi” yang dihelat di gedung DPP LDII, Jakarta, pada Sabtu (23/12).

“Konsepnya, pertama, harus berbicara yang baik. Tidak menjelekkan, tidak menyakiti, karena bangsa Indonesia, lahir dari perbedaan,” ujarnya. Ia menambahkan, kedua, agar amanah dan saling mempercayai. “Selama bisa dipercaya, tidak akan punya masalah,” kata KH Chriswanto.

Ketiga, adalah mengalah. “Tidak usah mengedepankan emosi. Kalau zaman pemilu seperti ini mengedepankan emosi, maka ya sudah. Saya lihat, yang tidak senang, tetap tidak senang, dan orang yang senang, tetap senang,” imbuhnya.

Keempat, saling menjaga kehormatan dan perasaan. “Dengan demikian, akan bisa mengutamakan kepentingan bersama, kesejahteraan bersama, sehingga akan seiring seirama, dan ada kesamaan persepsi menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Chriswanto.

Berbicara Indonesia Emas 2045, ia berujar, harus bersama-sama membantu pemerintah untuk mewujudkannya. “Masih punya waktu 22 tahun, waktu yang cukup panjang. Untuk terus membangun kebersamaan, untuk bersama-sama secara damai,” katanya.

Untuk mewujudkannya Indonesia Emas, menurutnya, hal yang rawan adalah urusan kebangsaan. “Maka, kebangsaan menjadi program prioritas LDII. Pertama urusan kebangsaan, kedua keagamaan, ketiga pendidikan, dan keempat kesehatan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, empat program itu, muaranya adalah pembangunaan SDM. “Indonesia akan menghadapi bonus demografi, kemudian Indonesia Emas 2045. Salah satu bingkai menjadikan SDM berkualitas, adalah memiliki wawasan kebangsaan,” pungkasnya.

Untuk itu, LDII telah menjalin kerja sama dengan berbagai stakeholder. “Mengenai kebangsaan ini, LDII telah berturut-turut menjajaki,” kata Chriswanto.

Pertama, ia mengungkapkan, LDII telah menghelat webinar “Beragama dalam Bingkai Kebangsaan untuk Merawat dan Menjaga Keutuhan Bangsa”, pada Agustus 2022 lalu.

“Mengundang Wakil Menteri Agama saat itu, Zainut Tauhid. Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dari PBNU KH Ahmad Fachrur Rozi, dan Muhammadiyah KH Syafiq Al Mughni, serta Romo Franz Magnis Suseno,” katanya.

Kedua, ia mengungkapkan, mengadakan “FGD Wawasan Kebangsaan” di Semarang, dengan mengundang pihak Kejaksaan Agung RI dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Chriswanto melanjutkan, untuk semakin menguatkan kebangsaan, Indonesia tidak dibentuk atas dasar persamaan. “Tokoh Islam pada saat itu, mengakui Indonesia, kemudian berkompromi membentuk Indonesia, atas dasar perbedaan,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia menegaskan, tidak mungkin kesepakatan founding fathers diingkari. “Siapapun boleh melaksanakan agama yang telah diatur oleh negara. Sesuai dengan tuntunan masing-masing, selama berkonsensus pada empat pilar kebangsaan,” tegasnya.

Chriswanto mengungkapkan, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, “Adalah sesuatu yang harus diimplementasikan dan telah menjadi sebuah kesepakatan,” katanya.

Maka, terkait toleransi yang berdampak pada penguatan kebangsaan, ia mengungkapkan, mungkinkah, menjadi sebuah tata aturan yang mengikat. “Bukan menyandera, tetapi ada keteraturan, sehingga Indonesia bisa survive, sesuai dengan visi Indonesia Emas 2045,” tutupnya.

Acara itu, diikuti 50-an peserta, yang berasal dari pakar dan peneliti, serta pejuang toleransi. Pengurus DPP LDII, dan tamu undangan berbagai kalangan.

Narasumber FGD tersebut, di antaranya Wakil Menteri Agama RI Saiful Rahmat, Guru Besar Universitas Diponegoro Singgih Tri Sulistiyono. Selanjutnya, dari unsur BPIP, Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah, Yayasan LBH Indonesia, Kejaksaan Agung, Komisi VIII DPR RI, Badan Litbang Kemenag, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Tags: KebangsaanldiiToleransi

Comments 1

  1. Pri Adhi joko Purnomo says:
    2 years ago

    Menyongsong Indonesia emas 2045 perlu tenaga, pikiran dan biaya yang harus dicurahkan

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Amiril Juaini on Apa Itu Murur dan Tanazul? Ini Penjelasan Musyrif Diny
  • yanto on Apa Itu Murur dan Tanazul? Ini Penjelasan Musyrif Diny
  • Dharmajaya on Cemburu
  • Ari Pudji on Bedah Buku LDII Dorong Keterbukaan dan Dialog Antarormas
  • AngkaDH on LDII Tangsel Hadiri Pengajian MUI, Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Keagamaan
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Desainer Ida Royani Bahas Peran Sentral Ibu dalam Pengajian Wanita LDII Padang

Desainer Ida Royani Bahas Peran Sentral Ibu dalam Pengajian Wanita LDII Padang

May 21, 2026
Musyrif Diny PPIH Arab Saudi, KH Sabela Rosyada

Apa Itu Murur dan Tanazul? Ini Penjelasan Musyrif Diny

May 21, 2026
Wamenhaj RI Dahnil Anzar Simanjuntak

Dam Tamattu’ Tembus 126 Ribu, Kemenhaj: Peningkatan Luar Biasa

May 23, 2026
Menhaj Mochamad Irfan Yusuf

Sidak Tenda Arafah, Amirulhaj Peringatkan KBIHU yang Melanggar

May 23, 2026
Musyrif Diny PPIH Arab Saudi, KH Sabela Rosyada

Apa Itu Murur dan Tanazul? Ini Penjelasan Musyrif Diny

11
Mensyukuri Nikmat di Atas Piring: Mengingat Peran Petani Padi

Mensyukuri Nikmat di Atas Piring: Mengingat Peran Petani Padi

6
DPP LDII Ingatkan Bahaya Belajar Sejarah, Tapi Tak Pernah Mengambil Hikmahnya

DPP LDII Ingatkan Bahaya Belajar Sejarah, Tapi Tak Pernah Mengambil Hikmahnya

6
Desainer Ida Royani Bahas Peran Sentral Ibu dalam Pengajian Wanita LDII Padang

Desainer Ida Royani Bahas Peran Sentral Ibu dalam Pengajian Wanita LDII Padang

6
Ketua FKUB dan Kesbangpol Kota Kediri dengan Ponpes Wali Barokah Bahas Rencana Kegiatan Lintas Agama

Ketua FKUB dan Kesbangpol Kota Kediri dengan Ponpes Wali Barokah Bahas Rencana Kegiatan Lintas Agama

May 26, 2026
Peneliti Ahmad Ali MD Tanya Peran LDII ke Ketua Asosiasi FKUB Indonesia di Bali

Peneliti Ahmad Ali MD Tanya Peran LDII ke Ketua Asosiasi FKUB Indonesia di Bali

May 26, 2026
Menyelami Hakikat Kurban

Menyelami Hakikat Kurban

May 25, 2026
Muswil IX 2026, Ahmad Jais Resmi Pimpin DPW LDII NTT Periode 2026-2031

Muswil IX 2026, Ahmad Jais Resmi Pimpin DPW LDII NTT Periode 2026-2031

May 25, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Ketua FKUB dan Kesbangpol Kota Kediri dengan Ponpes Wali Barokah Bahas Rencana Kegiatan Lintas Agama May 26, 2026
  • Peneliti Ahmad Ali MD Tanya Peran LDII ke Ketua Asosiasi FKUB Indonesia di Bali May 26, 2026
  • Menyelami Hakikat Kurban May 25, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.