Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Organisasi

LDII Ajak Seluruh Elemen Membangun Moral Bangsa

2015/08/12
in Organisasi
0
dirbimas kemenag machasin
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

DPP LDII menggelar silaturrahim Syawal 2015 pada Selasa (11/08) dengan mengangkat tema “Memperkokoh Nilai-Nilai Moral dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara”. Bagi LDII nilai moral memainkan peranan penting dan signifikan dalam perjalanan hidup suatu bangsa. Nilai ini tidak hanya bertahan ratusan tahun saja namun juga memperpanjang usia suatu negara. Hal ini diungkapkan Ketua Umum DPP LDII, Prof Dr KH Abdullah Syam, M.Sc.

Nilai moral ini menjadi pondasi sejak founding fathers meletakkan konsep moralitas dalam Pancasila. Agama diletakkan sebagai konsep pertama dalam pedoman negara. Hal ini berarti agama menjadi faktor terpenting. Yang kedua, kemanusiaan dan nasionalisme yang menjadi aspek demokrasi pada sila keempat dan keadilan pada sila kelima.

“Tanpa moralitas, pembangunan struktural dan fisik akan berjalan timpang. Kesenjangan antara si miskin dan kaya semakin lebar. LDII peduli terhadap pembangunan moralitas dari sisi religiusitas. Dengan penekanan moralitas tiap individu, dengan konsep enam tabiat luhur. Di samping itu akhlaqul karimah yang juga terus diterapkan kepada siapa pun,” ujar Abdullah Syam.

Ia menambahkan, pembangunan moralitas tidak hanya berhenti disini namun juga masih perlu kerja keras. Antar elemen masyarakat, tidak boleh saling menyalahkan agar moralitas terbangun dengan baik. Sehingga terhindar dari degradasi moral.

Di dalam kesempatan yang sama, dalam kata sambutannya Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Prof. Machasin mengatakan, bangsa Indonesia hanya perlu membiarkan perbedaan, karena dengan perbedaan itu menjadi kaya. “Negara Indonesia ini negara besar, karenanya kita perlu merawat keberagaman,”ujarnya. Hal tersebut merupakan salah satu cara membangun moralitas bersama. Selain itu, melalui pendidikan bagaimana nilai-nilai itu tertanam, dengan cara pembiasaan dari contoh. Lembaga keagamaan sangat berperan penting disini.

silaturrahim syawal ldii 2015

Selanjutnya, Sekretaris PP Muhammadiyah, DR. H. Abdul Mu’ti, M. Ed., dalam tausiyahnya mengungkapkan rasa terima kasih dan syukurnya kepada LDII yang telah menyelenggarakan acara silaturrahim ini. Ia menegaskan, hal pertama yang penting adalah merawat Indonesia. Hanya saja, perlu komitmen bersama karena ini (Indonesia) milik bersama.

Kedua, Indonesia masih butuh kewilayahan sayangnya moralitas rontok. Karena yang memimpin negara bisa jadi mafia bukan ahli negara. Contohnya dengan kekuatan uang dan jaringan yang dimiliki, bisa mengatur pengadilan. Di sinilah agama harus hadir sebagai pemandu dan institusi untuk penerang Indonesia yang lebih baik. Kenyataannya selain itu, Indonesia bergeser dari monoteisme menjadi moneyteisme. Ketika moralitas tidak berdaulat, maka mereka yang tidak bermoral yang memimpin.

Hal ketiga, pada 2045, kita memiliki Indonesia yang maju. Perlu kita bangun Indonesia yang beranekaragam dengan kekuatan moralitas. Ini merupakan modal sosial membangun Indonesia. Prakteknya, berangkat dari husnudzon seperti dalam acara halal bihalal ini. Kepada org yang berbeda, kita harus positive thinking.

Kedua membangun cinta kepada sesama diatas perbedaan. Tasamuh penting, toleransi penting. Dan toleransi itu adalah bagian dari moralitas. “Bagaimana kita saling menginklusi bukan mengeksklusi, kedekatan personal antar tokoh, insya Allah kita akan memiliki Indonesia yang aman dan berkemajuan,” tandas Abdul Mu’ti sembari menutup acara silaturrahim Syawal. (Noni/LINES)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on Renungan Hari 25
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 25
  • rukmini on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Erna Yuliaty on Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 24
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

Menghadapi Tiga Ujian Kehidupan: Harta, Tahta, dan Wanita

March 13, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

3
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Renungan Hari 25

Renungan Hari 25

March 15, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Anak

Nasehat untuk Anak

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 25 March 15, 2026
  • Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram March 14, 2026
  • Nasehat untuk Anak March 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.