Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Mengapa Batik Printing Tak Layak Disebut Batik?

2023/10/02
in Nasional
2
Hari Batik Nasional sudah seharusnya menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia dalam melestarikan batik sebagai warisan budaya Indonesia. Foto: LINES.

Hari Batik Nasional sudah seharusnya menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia dalam melestarikan batik sebagai warisan budaya Indonesia. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (2/10). Tanggal 2 Oktober 2009 menjadi momentum bersejarah dalam perjalanan batik nusantara. Pada hari itu, batik Indonesia secara resmi diakui UNESCO sebagai “Warisan Budaya Non-bendawi”. UNESCO mengakui batik mempunyai teknik, seni, dan simbol budaya yang menjadi identitas bangsa Indonesia.

Namun, eksistensi batik asli yang diakui UNESCO, kini mulai terancam. Hal itu dikarenakan merebaknya kain batik printing di pasaran. Pengrajin Batik, Malik Rosyidi mengatakan, batik printing memiliki harga yang relatif lebih murah. Mengingat proses pembuatannya yang memang tidak sulit. Bahkan batik jenis itu, menurutnya tidak banyak menghabiskan waktu.

“Kalau batik tulis, cap, atau kombinasi memang proses pembuatannya sulit, dibuat satu persatu oleh pengrajin, jadi wajar kalau memang lebih mahal. Kalau batik printing kan menggunakan mesin,” ungkap Malik yang juga merupakan warga LDII Gunung Kidul.

Hal tersebut sangat disayangkan olehnya. Ia bahkan menilai, batik printing tidak layak disebut batik, mengingat batik bukanlah sekadar pola, melainkan proses. Menurutnya, batik adalah teknik perintangan warna menggunakan lilin panas (malam) untuk membentuk motif tertentu. Inilah sebabnya, batik juga disebut kriya.

“Batik asli yang diakui UNESCO kan batik tulis atau cap yang memiliki nilai seni. Cara pembutannya menggunakan lilin dan lain-lain. Kalau batik printing, itu kan hanya kain yang dicetak motif batik,” tekannya.

Ia melanjutkan, untuk menghasilkan selembar kain batik perlu melalui proses yang panjang dan rumit, serta membutuhkan kesabaran dan ketelitian tingkat tinggi. Sementara itu, “kain motif batik” atau batik printing tidak melaluinya. “Itu hanyalah kain yang diprint dengan corak dan motif batik,” ujar Malik.

Ia mengungkapkan ada baiknya masyarakat mengenal kain batik asli yang diproduksi oleh pengrajin, hingga bisa mengukir sejarah diakui sebagai warisan budaya oleh UNESCO. Di Galeri Nur Giri Indah, industri batik miliknya misalnya. Di sana, ia bersama pengrajin batik di desanya konsisten melestarikan batik asli sejak tahun 2000. Ia menyebutkan ada tiga jenis batik yang diproduksi Nur Giri Indah, yakni batik tulis, batik cap, dan batik kombinasi.

Lalu bagaimana membedakan batik asli dengan batik printing? Menurutnya, satu-satunya perbedaan yang paling mencolok adalah harga. Namun sayangnya, beberapa batik printing juga dibandrol dengan harga tinggi, menyerupai harga batik asli.

Apalagi kain batik printing kini semakin merajalela, membuat masyarakat kebingungan. Orang awam kesulitan untuk membedakan kain batik dan kain bermotif batik. Sering kali masyarakat merasa tertipu, karena membeli kain yang tidak sesuai ekpektasi. Ekspektasinya membeli batik, dapatnya malah tiruan batik. Untuk itu, menurutnya pemerintah punya peranan besar untuk mengedukasi masyarakat mengenai batik asli dan batik tiruan.

“Untuk menjaga hak konsumen juga. Banyak masyarakat awam yang tidak tahu kain batik asli itu yang seperti apa. Seharusnya ada pembeda, batasan SNI antara kain batik asli dengan yang printing,” jelasnya.

Menurut Malik, Hari Batik Nasional sudah seharusnya menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia dalam melestarikan batik sebagai warisan budaya Indonesia. Hal tersebut bisa dimulai dengan bangga mengenakan kain batik asli sebagai warisan budaya leluhur.

“Sebagai warga negara Indonesia, kita harus melestarikan batik sebagai warisan budaya. Salah satunya dengan mengenakan kain batik asli,” tutupnya. (FU/LINES)

Comments 2

  1. patih gottawa says:
    3 years ago

    keren

    Reply
  2. Angka DH says:
    3 years ago

    pertahankan kreasi dan budaya setempat, semoga lancar manfaat dan barokah

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Dani Jumeri on Sinergi LDII dan Polres Bangkalan, Perkuat Kebinekaan dan Tangkal Polarisasi di Era Digital
  • Dani Jumeri on Kapolres Ajak LDII Bersinergi Jaga Kamtibmas Lamongan
  • Dani Jumeri on LDII Pemalang Dukung Nikah Massal Kemenag dan Inovasi Layanan Penyuluh Agama
  • Dani Jumeri on LDII Pemalang Perkuat Konsolidasi Organisasi Usai Munas X
  • Mardjono on LDII Jurang Mangu Barat Tanamkan Semangat Gotong-Royong Lewat Kerja Bakti Nasional
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LDII Jurang Mangu Barat Tanamkan Semangat Gotong-Royong Lewat Kerja Bakti Nasional

LDII Jurang Mangu Barat Tanamkan Semangat Gotong-Royong Lewat Kerja Bakti Nasional

August 17, 2026
Kemarau Panjang, LDII Pemalang Salurkan 110 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Kemarau Panjang, LDII Pemalang Salurkan 110 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

August 14, 2026
LDII Klaten Dorong Ketahanan Pangan Keluarga Lewat Kreasi Sorgum

LDII Klaten Dorong Ketahanan Pangan Keluarga Lewat Kreasi Sorgum

August 17, 2026
LDII Gunungkidul Kerahkan 400 Warga Bersihkan Sungai, Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

LDII Gunungkidul Kerahkan 400 Warga Bersihkan Sungai, Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

August 14, 2026
Pemuda LDII Batam Raih Medali Emas Porseni XV Politeknik se-Indonesia

Pemuda LDII Batam Raih Medali Emas Porseni XV Politeknik se-Indonesia

4
LDII Jurang Mangu Barat Tanamkan Semangat Gotong-Royong Lewat Kerja Bakti Nasional

LDII Jurang Mangu Barat Tanamkan Semangat Gotong-Royong Lewat Kerja Bakti Nasional

3
Kemarau Panjang, LDII Pemalang Salurkan 110 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Kemarau Panjang, LDII Pemalang Salurkan 110 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

2
Musda VII LDII Cianjur Dorong Penguatan Kontribusi untuk Masyarakat

Musda VII LDII Cianjur Dorong Penguatan Kontribusi untuk Masyarakat

4
LDII Sukoharjo Perkuat Ketahanan Keluarga Hadapi Tantangan Pengasuhan di Era Digital

LDII Sukoharjo Perkuat Ketahanan Keluarga Hadapi Tantangan Pengasuhan di Era Digital

August 19, 2026
Pondok Pesantren Minhajushobirin Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Pondok Pesantren Minhajushobirin Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

August 19, 2026
Tinjau TLS Terpadu Kencana, Pemerintah dan LDII Dorong Pengelolaan Sampah berbasis Ekonomi Sirkuler

Tinjau TLS Terpadu Kencana, Pemerintah dan LDII Dorong Pengelolaan Sampah berbasis Ekonomi Sirkuler

August 19, 2026
LDII Muntilan Evaluasi Pembinaan Generus Lewat Munaqosah

LDII Muntilan Evaluasi Pembinaan Generus Lewat Munaqosah

August 19, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Sukoharjo Perkuat Ketahanan Keluarga Hadapi Tantangan Pengasuhan di Era Digital August 19, 2026
  • Pondok Pesantren Minhajushobirin Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI August 19, 2026
  • Tinjau TLS Terpadu Kencana, Pemerintah dan LDII Dorong Pengelolaan Sampah berbasis Ekonomi Sirkuler August 19, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.