Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Menghafal Cepat ala Sakonas

2015/04/21
in Nasional
0
sako sekawan persada
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Sulitnya menghafalkan ayat Alquran, mendorong para pengajar berinovasi menemukan metode menghafal Alquran. Salah satunya dengan menekan jari, bagaimana praktiknya?

Dalam Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) pada 4-5 April 2015 di Sawangan, Depok, Sako Sekawan Persada memberikan teori menghafal Alquran dengan cara jarimatika. Metode ini menggunakan ruas jari.

Caraya, pasa setiap ruas jari diberi tanda angka dari angka satu sampai empat belas. Penandaan dimulai dari ruas jari kelingking yang paling bawah, dengan ayat 1, ruas tengah ayat 2, ruas paling atas ayat 3. Kemudian dilanjutkan dengan jari manis dimulai. Penandaannya juga dimulai dari paling bawah dengan ayat 4, ruas tengah ayat 5, ruas paling atas ayat 6 dan seterusnya. Sementara untuk jari jempol, penandaan dimulai dengan ruas paling atas, dengan menulis ayat 14 dan bawahnya ayat 15. Demikian halnya pada tangan kiri, penandaan seperti halnya tangan kanan.

Cara menghafalnya, dengan membaca kembali ayat yang dihafalkan sambil menekan angka ruas jari sesuai ayat yang dibaca. jika ditanya ayat 4, maka anak tinggal menekan ruas jari ruas jari manis paling bawah sambil membaca ayatnya. Jadi tidak usah menghafal dari ayat 1 lagi. “Dengan menekan ruas jari secara tak langsung kita menekan saraf tubuh kita sehingga lebih mudah untuk menghafal,” ujar pemerhati pendidikan Thoyib Januardi saat menyampaikan materi jarimatika.

Agar anak tidak bosan dan jenuh metode ini dapat juga diterapkan secara berkelompok, dengan membuat lingkaran yang mana tiap anak menghafal ayat yang berbeda, dan saling mendengarkan saat temannya membaca ayat yang lain “Dengan membaca secara berkelompok bisa menambah motivasi dan semangat menghafal anak, dan juga dapat membuat anak lebih cepat menghafal karena makin banyak pula panca indra yang digunakan seperti pendengaran penglihatan dan indra peraba itu sendiri,” jelas Thoyib .

Toyib Januardi juga mengingatkan metode ini takan berhasil tanpa konsentrasi dan sering mengulang (nderes). Metode jarimatika mulai terkenal di Indonesia sejak dikenalkan oleh Ust. Nurul Habiburahmanuddin. MA pengasuh Pondok Pesantren Bait Qurany dalam acara tahfidz Quran RCTI, dan merupakan metode yang mirip dengan metode yang sekarang sedang populer di Arab.

sako sekawan

Hal ini ia sampaikan juga ketika Bait Qur’any mendapat kunjungan dari tim Quran Learning Center (QLC). Dengan metode jarimatika Alquran, anak belajar melatih otak kanannya dengan menghafal dan melatih otak kiri dengan berhitung. Sehingga ada keseimbangan dalam perkembangan otak kiri maupun kanan. Kalau dicermati sebenarnya inti dari semua metode menghafal Alquran adalah mengulang-ulang bacaan, jarimatika Alquran juga demikian, namun dikombinasikan dengan berhitung. Selain untuk menghafal ayat Alquran metode jarimatika juga dapat digunakan untuk menghafal hafalan lain yang besifat runtun.

Pramuka yang Mengutamakan Ibadah
Selain materi dalam kelas, dalam perkemahan tersebut para pengajar juga memberikan materi kepramukaan seperti permainan sederhana, masak- memasak, dengan peralatan dapur seadanya, hingga mendirikan tenda sendiri. Mereka juga dituntut untuk memaknai setiap permainan dan kegiatan yang mereka lakukan, “Itulah bedanya pramuka Sako dengan pramuka lainnya, karena mengutamakan ibadah dan memaknai setiap kegiatan yang dilakukan sehingga ada nilai yang dapat dipetik,” ujar Herlan Wakil Pinsakonas.

Para peserta perkemahan Sako, yang kebanyakan mubaligh dan mubalighot tersebut, diharapkan dapat benar-benar merasakan hidup mandiri di alam bebas, “Dengan demikian mereka dapat membantu PPG menciptakan generasi penerus yang terampil, tangkas kompak, trengginas, bisa kerja sama yang baik, dapat mengembangkan diri dan mengorganisasikan dirinya dengan kemandirian sesuai Tri Sukuses Generus dan Enam Tabiat Luhur (rukun, kompak, kerjasama yang baik, jujur, amanah muhzid-muhjid),” ujar Kemalsyah selaku wakil ketua PPG DPD Pasar Rebo Jakarta Timur.

Dalam sosalisasi ke-9 ini pramuka Sako Sekawan Persada Nusantara akan terus mensosialisasikan, kepramukaan pada tiap-tiap DPD se-Indonesia “Kami akan terus mensosialisasikan penerapan kepramukaan pada PPG se-Indonesia, dan mungkin kami ajarkan kepada kawan Pramuka di Malaysia, yang meminta kami untuk mensosialisasikan keepramukaan di sana,” tambah Herlan. (Latifah/LINES)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Sudibyo on Hadiri Pengajian Akbar LDII Kepri, Gubernur Ansar Ahmad Ajak Siapkan Diri Sambut Ramadan
  • Otnay Abd faiz on Singgih Tri Sulistiyono: Sejarah Hidup dan Budaya Maritim Harus Jadi Fondasi Identitas Bangsa
  • Sudarmanto Totok on Kunjungi DPP LDII, Stafsus Kemenko PMK Dorong Penguatan Inklusivitas dan Sinergi Kebangsaan
  • Otnay Abd faiz on LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113
  • Angka DH on Siskohat Kunci Akurasi Data Penyelenggaraan Haji
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Itjen Kemenhaj: Tak Ada Ruang Bagi Pelaku Pelecehan Seksual Haji 2026

Itjen Kemenhaj: Tak Ada Ruang Bagi Pelaku Pelecehan Seksual Haji 2026

January 17, 2026
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

January 21, 2026
LDII Tegaskan Dukung Situasi Kamtibmas Kondusif Usai Sertijab Kapolres Salatiga

LDII Tegaskan Dukung Situasi Kamtibmas Kondusif Usai Sertijab Kapolres Salatiga

January 18, 2026
Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

January 23, 2026
Hadiri Pengajian Akbar LDII Kepri, Gubernur Ansar Ahmad Ajak Siapkan Diri Sambut Ramadan

Hadiri Pengajian Akbar LDII Kepri, Gubernur Ansar Ahmad Ajak Siapkan Diri Sambut Ramadan

4
LDII Adakan Diklat Dakwah Tingkatkan Kompetensi Khotib

LDII Adakan Diklat Dakwah Tingkatkan Kompetensi Khotib

31
Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

3
Direktur Pendidikan Pontren Kemenag RI Tinjau Pelaksanaan Imtihan Wathani PDF Ponpes Minhaajurrasyidin

Direktur Pendidikan Pontren Kemenag RI Tinjau Pelaksanaan Imtihan Wathani PDF Ponpes Minhaajurrasyidin

3
Peringatan Hari Gizi Nasional, LDII Tekankan Keluarga Jadi Kunci Sukses Indonesia Emas 2045

Peringatan Hari Gizi Nasional, LDII Tekankan Keluarga Jadi Kunci Sukses Indonesia Emas 2045

January 25, 2026
Wamenhaj Dahnil Anzar Ajak Peserta Diklat PPIH Arab Saudi 2025 Fun Walk 7,5K

Wamenhaj Dahnil Anzar Ajak Peserta Diklat PPIH Arab Saudi 2025 Fun Walk 7,5K

January 24, 2026
Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

January 24, 2026
Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

January 23, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Peringatan Hari Gizi Nasional, LDII Tekankan Keluarga Jadi Kunci Sukses Indonesia Emas 2045 January 25, 2026
  • Wamenhaj Dahnil Anzar Ajak Peserta Diklat PPIH Arab Saudi 2025 Fun Walk 7,5K January 24, 2026
  • Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan” January 23, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.