Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Pentingnya Bahasa Indonesia dan Pancasila Sebagai Konstruksi Budaya Penguatan NKRI.

2021/04/22
in Nasional
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (22/4). Salah satu Ketua DPP LDII sekaligus Ketua DPW LDII Jawa Tengah, Prof. Dr. Singgih Tri Sulistiyono, M.Hum menjadi salah satu pemateri dalam webinar yang diselenggarakan oleh Pusat Pengkajian Kebijakan Daerah dan Kelembagaan (PPKDK) dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret, pada Kamis (22/4).

Pada webinar tersebut, Prof. Singgih yang merupakan ahli sejarah dari Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro menyampaikan materi tentang ‘Bahasa Indonesia, Pancasila, dan Pondasi Civilization-State’

“Sebetulnya bangsa ini dalam konteks tertentu masih rawan menghadapi ancaman integrasi sehingga mempengaruhi sustainability atau keberlangsungan negara itu sendiri. Oleh sebab itu, konstruksi kebudayaan yang berbasis pada Bahasa Indonesia dan Pancasila itu bisa menjadi dasar untuk kita membangun suatu model negara dengan civilization-state atau negara peradaban,” jelas Singgih pada fokus pembahasan materinya.

Singgih mengemukakan bahwa negara-negara yang disebut civilization-state, yaitu sebuah negara/bangsa yang punya basis kebudayaan untuk menopang dan memperkuat negara itu di dalam menghadapi berbagai ancaman sehingga mereka masih tetap bisa menjaga integrasi kewilayahan atau teritori politik mereka.

Seperti RRC dan Jepang contohnya, kedua negara ini memiliki basis kebudayaan yang sangat kuat. Setelah kolonialisme barat, mereka tetap bisa mempertahankan diri, meskipun telah terjadi bertransformasi dalam pemerintahan mereka dari kekaisaran menjadi republik.

Dalam konteks Indonesia, yang jadi pengikat adalah disamping aspek sejarah sebagai kelompok etnik yang dijajah, kemudian ikatan yang paling kuat adalah cita-cita bersama. Yaitu ingin menjadi bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, dan menuju kemakmuran bersama.

Seandainya kalau tidak ada ikatan seperti itu, maka nation-state itu akan berubah menjadi multi ethnic-state. Negara yang bersifat multi etnik, dimana hubungannya sangat renggang, yang akhirnya terjadilah persaingan dan konflik. Tanpa ikatan peradaban, maka nation-state itu akan rapuh.

Karena itu Singgih menyampaikan, “Semestinya Indonesia yang sekarang ini masih nation-state harus melakukan cara-cara tertentu agar bisa mengalami transformasi menuju civilization-state, yang memiliki budaya dan peradaban yang jelas.”

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa Bahasa (Indonesia) dan Pancasila sesungguhnya merupakan fondasi peradaban sangat penting untuk diwujudkan dalam konteks civilization-state sebagai basis Indonesia sebagai nation-state.

Sejak dulu Bahasa Indonesia sudah digunakan baik sebagai lingua franca maupun sebagai bahasa intelektual. Yang semakin berkembang, yaitu bahasa menjadi media ekspresi budaya, menjadi  bagian dari identitas kebangsaan dan menjadi sarana persatuan dari berbagai kelompok etnik dan ras yang ada di Hindia Belanda.

Sedangkan peran Pancasila dalam konstruksi keindonesiaan, yaitu sila pertama sebagai pondasi, sila kedua sebagai bingkai, sila kelima sebagai tujuan, dan sila ketiga dan keempat sebagai semangat dan cara untuk mencapai tujuan berbangsa dan bernegara. Yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia dalam rangka mencapai masyarakat yang adil dan makmur.

“Artinya Pancasila harus menjadi sumber rujukan membangun kebudayaan,” kata Singgih.

Karena peran Bahasa Indonesia dan Pancasila merupakan elemen budaya yang sangat penting dalam proses konstruksi dan penguatan Indonesia sebagai civilization-state yang akan mendukung kelestarian nation-state Indonesia. Singgih menegaskan, “Bahasa Indonesia dan Pancasila harus dilestarikan, dikembangkan, sosialisasi lebih luas dan diinternalisasikan kepada generasi muda lewat pendidikan.” (Dita/Lines)

Tags: bahasaIndonesiaNKRIPancasilaPenguatan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Angka DH on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Media Tour Dakwah on Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF
  • RAHMAT WAHID on LDII Jawa Barat Dorong Wanita Berdaya dan Mandiri di Era Digital
  • Soedradjat on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Nanang Naswito on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

January 23, 2026
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

January 21, 2026
Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

January 23, 2026
Diskusikan Pembinaan Generasi Muda, LDII Silaturrahim dengan Kepala Desa Pematang Kabau

Diskusikan Pembinaan Generasi Muda, LDII Silaturrahim dengan Kepala Desa Pematang Kabau

January 20, 2026
Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

6
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

6
LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

4
Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

4
Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni

Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni

January 28, 2026
LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah

LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah

January 28, 2026
170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas

170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas

January 28, 2026
Menhaj Pantau Kesiapan Petugas Haji 2026, Tekankan Peran Vital di Tanah Suci

Menhaj Pantau Kesiapan Petugas Haji 2026, Tekankan Peran Vital di Tanah Suci

January 28, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni January 28, 2026
  • LDII Bengkulu Utara Silaturahim dengan Bupati Dukung Program Mahabbah January 28, 2026
  • 170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas January 27, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.