Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Organisasi

Pramuka Ideal Hidup dalam Komunitas

2016/10/09
in Organisasi
0
wakil kwarnas
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (7/10) Gerakan kepandukan atau Pramuka merupakan salah satu alat pembentukan karakter yang sudah diakui dunia. LDII ingin menggali lebih dalam mengenai fungsi Pramuka dalam membentuk karakter. Hal tersebut melandasi kegiatan Focus Group Discussion (FGD) DPP LDII, yang bertemakan “Pembentukan Karakter melalui Gerakan Pramuka Berbasis Empat Fokus Utama Kwarnas”.

Dalam FGD tersebut hadir narasumber Kodrat Pramudho Wakil Ketua Kwarnas Bidang Organisasi dan Hukum serta  Folber Sialagan Wartawan Jawa Pos. Hadir pula peserta dari Pramuka Sako SPN dari beberapa wilayah seperti Banten, Lampung, dan beberapa wilayah lain.

Dalam Pembukaan, Edwin Sumiroza Wakil Majelis Pembimbing Sako SPN menjelaskan pentingnya gerakan Pramuka. Menurutnya, anggota organisasi Pramuka merupakan terbanyak di dunia sejak didirikan pertama kali oleh Baden Powell pada tahun 1907 di Inggris.

Menurut Edwin, di Indonesia ada penegasan bahwa kegiatan Pamuka masuk ke dalam kurikulum di sekolah. Namun karena siswa mengikuti Pramuka tidak berdasarkan keinginannya, setelah lulus, mereka tidak aktif lagi. Seiring dengan itu generasi muda mulai krisis karakter. “Jika kita kehilangan harta benda, kita tidak kehilangan apapun, jika kita kehilangan kesehatan, kita kehilangan sesuatu. Jika kehilangan karakter kita kehilangan segalanya,” ujarnya.

Berdasarkan UU No. 12 Tahun 2010 Tentang Gerakan Pramuka, semua kegiatan komunitas masyarakat bisa mendirikan Pramuka. Pada tahun 2012 LDII sudah mulai merintis Gerakan Pramuka Sako SPN yang diiringi lima provinsi dan menyusul provinsi lain dengan membuat Satuan Komunitas Daerah. “Kami ingin anak anak tak hanya sukses. Anak-anak tapi faqih, alim, dan berakhlaqul karimah. Hal tersebut akan sempurna jika diiringi dengan jiwa kemandirian,” ujarnya.

Meski lewat produk hukum Gerakan Pramuka sudah bisa menjangkau masyarakat luas, namun Gerakan Pramuka masih dirasakan belum membumi. Hal itu diperkuat oleh Kodrat Pramudho. Meski ada Gerakan Pramuka, tawuran antar pelajar, anak-anak yang merokok, dan perilaku negatif lainnya masih kerap terjadi.

“Gerakan Pramuka atau kepanduan bukan hanya ada di negeri kita, tapi juga di luar negeri. Permasalahan kita sejak berdiri sampai saat ini, pembaharuan mengenai Gerakan Pramuka lambat dan tidak mampu menangkal masalah kepemudaan,” ujarnya.

Sejak 2010 Kwartir Nasional Gerakan Pramuka sudah mencanangkan empat fokus revitalisasi kegiatan Pramuka berupa rebranding, Pramuka untuk pengabdian, penataan organisasi, dan penguatan jaringan. Kodrat berharap revitalisasi Gerakan Pramuka tidak hanya berlangsung di tingkat Kwartir dan Kwarda, di Gugus Depan bisa lebih hidup. Ia juga menambahkan revitalisasi gerakan Pramuka perlu melibatkan media massa.

fgd pramuka ldii

“Revitaliasi Gerakan Pramuka mengembangkan gugus depan yang tak hanya berbasis sekolah. Seperti LDII gudepnya berbasis masjid, saya tidak setuju jika Pramuka berbasis pendidikan formal karena Pramuka diimplementasikan di lapangan. Kegiatan Pramuka memerlukan media massa agar bisa lebih membumi,” ujarnya.

Namun, Gerakan Pramuka di kalangan media masa belum dianggap sesuatu yang wajib diberitakan. Ditegaskan Folber Sialagan, media memiliki karakteristik tertentu dalam pemberitaan seperti seberapa besar pengaruh suatu peristiwa, kedekatan tokoh dalam peristiwa, peristiwa yang menyentuh perasaan, dan beberapa unsur lain yang terkait jurnalistik.    

 “Pramuka membutuhkan branding agar dilirik media. Pramuka harus tahu apa yang dibutuhkan media berdasarkan nilai berita agar kegiatannya menarik. Misalnya kegiatan pramuka mengundang tokoh yang dekat dengan publik, memecahkan rekor Muri, dan sebagainya,” ia menjelaskan.

Folber menyipulkan, untuk memahami karakteristik media memang tidak instan. Namun dengan memahami karakteristik pemberintaan,  semoga kegiatan Pramuka diharapkan akan semakin besar. (Khoir/LINES)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Sudarmanto Totok on Kejati Bekali 1.066 Calon Dai LDII untuk Tangkal Radikalisme dan Intolerasi Beragama
  • Sani on Pulang
  • Mustofa lutfi ja.mbi dua sungai bhr 1 on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Surawan on Bersama NU, Muhammadiyah dan FKUB, LDII Lampung Selatan Silaturahim dengan Bupati
  • Rohmat s on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

January 21, 2026
Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

January 23, 2026
Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

January 23, 2026
LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

January 27, 2026
LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen

8
Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

6
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

6
LDII Jawa Barat Dorong Wanita Berdaya dan Mandiri di Era Digital

LDII Jawa Barat Dorong Wanita Berdaya dan Mandiri di Era Digital

3
Ponpes Wali Barokah dan FKG IIK Bhakti Wiyata Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Santri

Ponpes Wali Barokah dan FKG IIK Bhakti Wiyata Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Santri

January 30, 2026
LDII Aceh Pantau Hilal Syakban di Aceh Besar dan Lhokseumawe

LDII Aceh Pantau Hilal Syakban di Aceh Besar dan Lhokseumawe

January 30, 2026
Kejati Bekali 1.066 Calon Dai LDII untuk Tangkal Radikalisme dan Intolerasi Beragama

Kejati Bekali 1.066 Calon Dai LDII untuk Tangkal Radikalisme dan Intolerasi Beragama

January 30, 2026
Dinas Pendidikan Dayah Aceh Tengah Dukung Pembentukan Balai Pengajian LDII

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Tengah Dukung Pembentukan Balai Pengajian LDII

January 30, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Ponpes Wali Barokah dan FKG IIK Bhakti Wiyata Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Santri January 30, 2026
  • LDII Aceh Pantau Hilal Syakban di Aceh Besar dan Lhokseumawe January 30, 2026
  • Kejati Bekali 1.066 Calon Dai LDII untuk Tangkal Radikalisme dan Intolerasi Beragama January 30, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.