Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Organisasi

Sako SPN Kenalkan Kecerdasan Majemuk pada Mubaligh di Makassar

2014/07/02
in Organisasi
0
sako sekawan persada
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Mengenali potensi kecerdasan anak sejak dini penting untuk dilakukan guna mengetahui arah dan cara pengembangannya. Begitu kira-kira yang coba disampaikan Pramuka Satuan Komunitas Sekawan Persada Nusantara (Sako SPN) kepada para mubaligh-mubalighot Makassar Selasa (24/6).

Setidaknya ada delapan pengelompokan potensi dominan kecerdasan anak dalam kecerdasan majemuk (multiple intellegences). Sebut saja kecerdasarn lingustik, matematis logik, spasial, kinestetik jasmani, musikal, interpersonal, intrapersonal, serta naturalis dalam kelompok tersebut. Pengelompkan potensi kecerdasan anak tersebut penting untuk diketahui pendidik seperti mubaligh-mubalighot guna  memudahkan proses pendidikan dan arah pengasahan potensinya.

Menurut Ikhwan Hadi, peserta Ekspedisi Bhakesra, lambatnya santri didik dalam memperoleh pemahaman dan penjelasan materi umumnya lebih disebabkan salahnya metode penyampaian yang diberikan oleh pendidik.Karakter-karakter tersebut yang menurutnya perlu dipahami terlebih dahulu.

Ikhwan mencontohkan anak yang memiliki kecerdasan kinestetik jasmani yang dominan akan terlihat sangat aktif saat di kelas. Hal ini kerap kali merepotkan staf pendidik. Dirinya yang juga staf pengajar di salah satu MAN di Cilegon ini memiliki tips tersendiri cara menghadapinya, yaitu dengan cara membiarkan energinya yang besar terlepas sebelum siswa tersebut memasuki kelas. seperti membiarkannya bermain bola atau berlatih ketangkasan tinju dengan samsak. Hal ini akan mengurah energinya sehingga ketika di dalam kelas energinya tidak meluap untuk melakukan hal yang negatif.

sako-sekawan-ldii

Ikhwan menambahkan selain kesalahan memahami potensi kecerdasan anak, kesalahan kerap terjadi saat pendidik memulai kegiatan belajar. Kegiatan belajar (mengaji) kerap dimulai dengan aktivitas yang tidak menyenangkan seperti marah-marah atau membentak santri. Meskipun bertujuan untuk menertibkan santri, metode ini menurutnya tidak efektif diterapkan.

Untuk dapat membangun interaksi yang baik, menurutnya permulaan pengajaran harusnya diawali dengan kegiatan yang menyenangkan sehingga gelombang alfa di otak anak dapat bekerja. Diharapkan dengan demikian anak akan lebih fokus dan materi selanjutnya dapat disampaikan dengan baik.

Pendidik juga dapat sesekali mengajak anak untuk berdiskusi materi ajar apa yang diinginkan oleh anak. Selanjutnya anak diajak untuk bertanggung jawab atas hasil diskusi yang diputuskannya. Setalah kontrak belajar telah disepakati, barulah diterapkan sistem hadiah dan hukuman.

Di akhir sesi materinya Ikhwan dan kawan-kawan Tim Ekspedisi Bhakesra memberikan contoh ice breaking guna mendukung kegiatan belajar di kelas. Meskipun mulanya peserta terlihat salah mengikuti gerakan yang dicontohkan, namun perlahan mereka dapat mengikutinya dengan baik.

Fauzan salah satu pengajar di Masjid Raudhotul Jannah merasa senang mendapatkan materi metode pendidikan seperti ini. Dirinya mengaku menjadi mengetahui cara untuk menghadapi santri yang dominan kinestetik dan matematik logis yang kerap menjadi masalah di kelasnya. “Saya jadi tahu bahwa sebelum memulai mengaji kita harus bisa mengambil hati anak terlebih dahulu,” ujar Fauzan.

Senada dengan Fauzan, Supriadi yang merupakan Ketua PPM Raudhotul Jannah sekaligus Ketua Komite SDIT Budi Utomo Makassar ini mengaku sangat antusias mendapatkan materi yang diberikan. Menurutnya selain pendidik orang tua juga perlu mengetahui hal tersebut, sehingga orang tua tidak membandingkan kemampuan anaknya dengan kakak, adik atau anak lainnya. Pihaknya menilai informasi tersebut sangat penting untuk disebarkan di lingkungannya yang kerap masih menggunakan metode konfensional. (Bahrun/Lines)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • rukmini on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Erna Yuliaty on Santunan Anak Yatim DPP LDII Dukung Kampung Pancasila di Surabaya
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 24
  • Ipaslamet on Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa
  • Dani Jumeri on DPD LDII Kabupaten Bandung Tebar 7.000 Paket Takjil Ramadan 1447 H
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

March 11, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

25
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

3
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

Ulama LDII Isi Tausiah Tekankan Akhlak Sebagai Pondasi Kehidupan

3
Renungan Hari 25

Renungan Hari 25

March 15, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Anak

Nasehat untuk Anak

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Renungan Hari 25 March 15, 2026
  • Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram March 14, 2026
  • Nasehat untuk Anak March 14, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.